Info Kamera Digital Terbaru Termurah dan Terbaik

Mengenal Mode Apa saja dalam kamera digital atau DSLR

Wednesday, June 14th, 2017 | fotografi

Mengenal Mode Apa saja dalam kamera digital atau DSLR ~ KameraDigital.co.id. kamera saku atau yang sering disebut kamera digital maupun kamera SLR merupakan kamera yang sangat bagus dan memiliki kualitas yang lumyan namun bagi penguna baru atau yang ingin belajar terkadang malah bingung. baca juga : Harga lensa Fujifilm Fujinon Seri GF

Mengenal Mode Apa saja dalam kamera digital atau DSLR

Cara Setting Mode Kamera dslr

bagi sobat semua yang baru ingin belajar atau ingin mengenal mode apa saya yang ada pada kamera Digital yuk langsung saja kita bahas mode-modenya dibawah ini :

1. Mode AUTO = Mode otomatis

pada setingan kamera ini tentunya kamera akan mengatur cahaya, menginterpretasikannya dan kemudian mengatur setting kamera. Ketika kamera merasa kondisi lingkungan kurang terang, maka kamera akan otomatis menyalakan lampu kilat untuk mengkompensasi kekurangan tersebut.baca juga : Rekomendasi Kamera Mirrorless Untuk Vlog

mode ini dapat anda gunakan dengan mudah dan tentunya pengunaan mode ini dapat praktis karena mode ini dapat menyesuaikan semua kondisi , namun kita tidak leluasa mengatur setting-setting kamera, maka itu kita tidak dapat berkreasi secara optimal. Karena itulah mode ini hanya ditujukan oleh pengguna yang awam terhadap fotografi. Di beberapa kamera canggih dan profesional, mode ini tidak ada. baca juga : 3 lensa lebar nikon untuk pemandangan

2. Mode P = Program Mode

pada mode P (Program Mode ) ini hampir sama dengan mode auto pada mode ini kamera akan menentukan setting aperture, shutter speed secara otomatis. Bedanya dengan mode auto adalah, Anda bisa mengubah nilai kombinasi bukaan dan shutter speed. Di mode ini, kamera tidak akan menyalakan lampu kilat meskipun kondisi lingkungan cukup gelap. Kita juga lebih leluasa memilih setting kamera lainnya, termasuk menentukan nilai ISO. baca juga : Arti Kode-kode pada lensa Nikon

3. Mode A / Av = Aperture priority

pada mode A/Av ini menentukan besaran bukaan lensa dan kamera  menentukan shutter speed (kecepatan rana) yang sesuai. mode Aperture priority ini memiliki kelebihan dapat menentukan ruang tajam.  Contoh, bila saya sedang memotret foto portrait manusia, dan saya ingin latar belakangnya blur, maka saya akan mengunakan bukaan besar seperti f/2.8 atau f/1.4. sedangkan kalau saya sedang memotret foto kelompok atau pemandangan, dan saya ingin semua yang berada dalam foto tajam/fokus, maka saya set bukaan kecil f/8 atau f/16. baca juga : 20 cara agar foto terlihat tajam

Bukaan lensa juga menentukan berapa banyak cahaya masuk. Jika saya berada ditempat yang gelap dan memerlukan lebih banyak cahaya, saya akan memperbesar bukaan supaya lebih banyak cahaya masuk.

Yang perlu diperhatikan dalam mode ini adalah jika cahaya lingkungan gelap, kamera terpaksa memilih shutter speed yang lambat. Hal ini dapat membuat foto menjadi blur karena kamera bergoyang saat merekam gambar. Untuk itu, solusinya memakai tripod, atau mengkompensasi dengan menaikkan ISO.baca juga : Harga Kamera Panasonic Lumix GH5

4. S /TV = Shutter priority

dengan menggunakan mode Shutter priority ini kita dapat menentukan nilau shutter speed kamera, yang seterusnya kamera akan menentukan bukaan lensa  Setting ini dipakai kalau kita ingin mendapatkan efek freeze (beku) atau efek motion (gerak). baca juga : Tips Paining Dalam Fotografi

Kalau kita set shutter speed cepat seperti 1/500 detik, maka hasilnya gerakan orang atau benda yang sedang bergerak menjadi beku, sebaliknya kalau kita set 1/15 detik atau lebih rendah lagi benda/orang yang bergerak, maka kita akan menangkap motion blur. Teknik ini cocok untuk merekam gerakan air di pantai, gerakan air terjun ataupun merekam cahaya mobil yang lewat di malam hari. Seperti aperture, shutter speed juga mempengaruhi banyak sedikitnya cahaya yang masuk.

Masalah yang sering timbul adalah kamera tidak menemukan setting bukaan yang pas. Jika itu terjadi, foto akan gelap atau terlalu terang. Jika kamera memberikan tanda-tanda seperti kedap-kedip, evaluasi lagi nilai shutter speed dan ISO yang digunakan. baca juga : teknik Fotografi Mikro yang bagus

5. M = Manual Exposure

pada mode manual exposure ini kita akan menentukan semua settingan secara manual, baik menentukan bukaan lensa , shutter speed secara independen. Kita juga bisa menentukan ISO jika Auto ISO tidak aktif. Manual mode biasa saya pakai kalau memang saya mau mendapatkan hasil foto dengan efek tertentu, contohnya bila saya ingin hasil foto bernuansa gelap (low-key fotografi) jadi hasil akhirnya agak misterius, dramatis. Saya juga pakai manual fokus bila ingin bikin siluet dari sebuah objek.

Saya juga sering memakai mode manual ketika kondisi ruangan / lingkungan berganti2 intensitas cahayanya sehingga membingungkan kamera. Contoh seperti di konser, lampunya menyala dengan intesitas dan arah yang berubah-ubah, kadang sangat terang, kadang sangat gelap. baca juga : apa saja teknik Pengambilan Gambar

Manual juga sering saya pakai kalau kondisi cahaya lingkungan tidak berubah-ubah. Misalnya ketika pertandingan basket sekolah di dalam ruangan. Lampu-lampunyanya konstan. Pada saat tersebut, saya tinggal set aja bukaan, kecepatan dan ISO sebelum pertandingan dimulai. Hasil foto akan konsisten pencahayaannya dan saya dapat memakai mode ini sepanjang pertandingan. mudah bukan?

Baca Juga :

Daftar Harga Kamera Samsung MurahDaftar Harga Kamera Canon Powershot Murah
List Harga Kamera Mirrorless MurahDaftar Harga Kamera Digital Canon Murah
Daftar Harga Kamera Instan  (polaroid)  Murahkamera digital Sony terbaru

Demikian artikel mengenai Mengenal Mode Apa saja dalam kamera digital atau DSLR semoga artikel ini bermanfaat dan selalu kunjungi kamera digital untuk informasi menarik lainya jangan lupa Like dan Share artikel ini agar bermanfaat buat orang lain trimakasih telah membaca Mengenal Mode Apa saja dalam kamera digital atau DSLR .

Mengenal Mode Apa saja dalam kamera digital atau DSLR | Wawan Setiawan | 4.8

Leave a Reply