Belajar Setting Kamera - Drive Mode : Single, Continuous, Remote dan Timer Review Kamera Terbaru Terbaik Dan Murah - KameraDigital.Co.id
KameraDigital.Co.id

Belajar Setting Kamera – Drive Mode : Single, Continuous, Remote dan Timer

Friday, April 10th, 2020 | Tips

KameraDigital.Co.Id, Belajar Setting Kamera – Drive Mode : Single, Continuous, Remote dan Timer – Drive mode merupakan salah satu pengaturan dasar pada kamera. Masing-masing mode tersedia guna memberi opsi untuk mengambil gambar dengan jenis subjek dan kondisi pengambilan gambar tertentu.

Pada umumnya, pengaturan kamera memiliki 3 setelan drive mode, diantaranya Single, Continuous, dan Continuous High. Akan tetapi, tersedia juga pilihan timer 2 detik, 10 detik, dan lainnya.

Mari kita bahas satu-persatu, semoga dengan belajar setting kamera ini Anda bisa mulai hobi fotografi dengan baik.

Cara Mengubah Drive Mode Pada Kamera

Drive Mode : Single Shot

Topik awal dalam belajar setting kamera ini adalah mengetahui Drive Mode dengan Single Shot.

Setelan drive dengan mode Single Shot merupakan pilihan default di semua jenis kamera, saat Anda menyalakan kamera untuk pertama kali maka opsi drive mode akan berada pada Single Shot.

Drive Mode Single Shot

Drive Mode Single Shot

Opsi Single Shot ini dapat digunakan untuk mayorita pengambilan gambar pemandangan dalam posisi landscape, pengambilan gambar makanan, dan lainnya. Single Shot digunakan saat Anda mengambil gambar dalam kondisi yang biasa atau objek yang tidak bergerak atau berpose.

Keuntungan menggunakan drive mode Single Shot adalah Anda tidak perlu khawatir mengambil foto berlebih, sebab untuk setiap sekali tombol shutter tertekan penuh, maka hanya satu foto yang dihasilkan.

Drive Mode : Continuous

Pada pilihan drive mode Continuous, kamera akan tetap mengambil gambar secara kontinyu sepanjang Anda menekan tombol shutter. Sistem mekanisme ini akan membantu Anda saat harus mengambil gambar subjek yang bergerak dengan cepat, misalnya anak-anak yang sedang berlarian tanpa arah yang jelas, pengambilan gambar saat pertandingan futsal, dan lainnya.

belajar setting kamera

Drive Mode Continuous

Dengan drive mode Continuous akan menghasilkan rentetan foto dalam urutan yang cepat. Tugas selanjutnya, Anda harus memilih foto mana yang dianggap terbaik dan akan digunakan. Beberapa kamera memiliki opsi lebih dalam drive mode Continuous, diantaranya Continuous High dan Continuous Low atau kecepatan super tinggi dan kecepatan rendah.

Continuous High merupakan pengambilan gambar aksi dan subjek yang bergerak cepat, opsi tersebut akan memanfaatkan kemampuan kamera dalam mengambil foto secara beruntun cepat dengan maksimal.

Jika spesifikasi kamera mampu mengambil foto 12 frame per detik dalam format JPEG, maka kamera akan menghasilkan 12 foto JPEG saat menekan tombol shutter dalamĀ  detik tanpa melepaskan tombol tersebut. Misalnya, mengambil gambar lomba lari sprint.

Opsi Continuous Low ini kamera akan mengambil foto secara beruntun dalam kecepatan rendah. Opsi ini diberikan saat Anda mengambil gambar objek yang bergerak secara moderat dan tidak ingin menghabiskan kartu memori dalam waktu yang singkat, misalnya mengambil gambar lomba balap karung.

Drive Mode : Remote dan Timer

Dalam drive mode Remote, fungsi tombol shutter akan diambil alih oleh kontrol jarak jauh atau remote control yang menggunakan kabel maupun wireless. Drive mode Remote digunakan fotografer landscape guna menghasilkan foto super tajam dengan cara memasang kamera tripod dan tidak menyentuh tombol shutter secara langsung guna mengurangi vibrasi.

belajar setting kamera

Remote dan Timer

Sedangkan drive mode Self Timer akan memberikan waktu jeda antara tombol shutter ditekan dan saat kamera mengambil foto. Pada umumnya, terdapat 2 opsi waktu jeda, yakni 2 detik dan 10 detik. Drive mode Self Timer digunakan saat tidak memiliki teman untuk berfoto, cukup dengan memasang tripod dan menggunakan drive mode self timer 10 detik.

Selain itu, drive mode Self Timer dapat digunakan untuk mengambil foto long exposure dengan kecepatan rana di atas 1 detik dan peralihan pencetan tangan ke tombol shutter tidak membuat kamera bergoyang dan mengakibatkan foto kurang tajam.

Drive Mode Lainnya

Selain drive mode Single Shot, Continuous, Timer dan Remote terdapat drive mode lainnya, seperti drive mode Mirror Lock Up dan drive mode Silent atau Quiet. Drive mode Mirror Lock Up hanya tersedia pada kamera DSLR, pada drive mode ini kotak cermin akan dikunci dalam posisi terbuka sehingga tidak ada ayunan kotak cermin sebelum pengambilan gambar.

Sebelum mengaktifkan drive mode Mirror Lock Up, pastikan terlebih dahulu titik fokus dan komposisi foto sudah disusun di viewfinder. Drive mode ini biasanya digunakan fotografer landscape guna mengurangi kamera yang goyang sehingga menghasilkan foto yang tajam.

Sementara itu, drive mode Silent atau Quiet berfungsi dalam pengambilan foto pada tempat yang menuntut suasana hening, misalnya acara keagamaan dan proses pernikahan yang sakral.

Pada drive mode ini, kamera DSLR akan menggerakan kotak cermin dengan perlahan sehingga tidak menimbulkan suara yang keras, melainkan kecepatan dalam mengambil gambar menjadi berkurang. Kamera Mirrorless yang tanpa memiliki cermin akan meninggalkan shutter mekanis dan akan menggunakan mekanis shutter elektronik guna memperoleh suara yang lebih senyap dalam mode drive Silent atau Quiet.

Cara Menggunakan Drive Mode

Sebelum menggunakan drive mode, sebaiknya periksa drive mode sebelum mengambil foto. Hal ini terlihat sepele, namun banyak yang tidak memastikan drive mode untuk mengambil gambar. Jika drive mode dalam opsi Remote atau Self Timer, tentu akan menunggu atau salah dalam pengambilan gambar.

Saat mengambil gambar subjek bergerak dan menggunakan drive mode Continuous, sebaiknya gunakan juga mode fokus Continuous AF saat kamera kesulitan mengunci fokus pada mode AF Single, dengan demikian kamera akan melakukan tracking posisi subjek dan Anda akan mendapatkan foto dengan subjek yang tajam.

Jika mengambil gambar dengan kecepatan shutter diatas 5 detik dan menggunakan bantuan tripod, drive mode Self Timer atau Remote akan membantu untuk menghasilkan foto yang tajam atau saat memperbesar foto menjadi 100 persen, sebab mode ini kamera tidak bergerak.

Shooting Mode Pada Kamera

Terdapat 4 jenis utama dalam shooting mode pada kamera, diantaranya program mode, shutter priority, aperture priority, dan manual. Dalam shooting program mode tidak memerlukan pengaturan apapun, yang perlu dilakukan adalah menekan tombol rana atau shutter maka kamera akan mengambil gambar dengan pengaturan otomatis.

Pada mode shutter priority, Anda hanya mengatur shutter speed yang diinginkan. Secara manual dapat mengatur nilai shutter speed dan kamera secara otomatis memilih nilai aperture berdasarkan jumlah cahaya yang masuk pada lensa. Mode ini digunakan untuk membekukan gerakan maupun menciptakan foto yang blur.

Dalam mode aperture priority, Anda hanya perlu mengatur aperture pada kamera yang digunakan. Kamera akan mengatur shutter speed yang dibutuhkan, biasanya dalam mode ini diperlukan untuk mengatur exposure yang diinginkan. Dalam mode aperture priority, Anda perlu mengontrol besaran aperture secara manual dan kamera bekerja menentukan shutter speed sesuai cahaya yang masuk pada lensa.

Sedangkan manual mode, Anda akan mengontrol nilai aperture dan shutter speed secara manual. Mode ini dapat digunakan dalam pengambilan objek foto dalam kondisi pencahayaan tidak menentu atau ragu. Misalnya, mengambil gambar objek manusia di pantai dengan cahaya terang, kemungkinan kamera akan salah menilai exposure sehingga wajah manusia menjadi hitam. Solusinya, dapat mengganti mode menjadi manual dan menilai exposure pada wajah manusia serta menentukan aperture dan shutter speed secara manual.

Demikian beberapa hal dasar yang sudah kita pelajari dalam seri belajar setting kamera ini, tunggu lanjutan seri berikutnya.

Tag :

timer continuous pada eos 60D
Belajar Setting Kamera – Drive Mode : Single, Continuous, Remote dan Timer | Rafli Fadila Halim | 4.8
Loading...
data-matched-content-ui-type="image_sidebyside" data-matched-content-rows-num="4" data-matched-content-columns-num="1"

Leave a Reply