5 Teknik Shutter Speed untuk Fotografi Landscape Review Kamera Terbaru Terbaik Dan Murah - KameraDigital.Co.id
KameraDigital.Co.id

5 Teknik Shutter Speed untuk Fotografi Landscape

Thursday, March 19th, 2020 | Tips

KameraDigital.Co.Id, 5 Teknik Shutter Speed untuk Fotografi Landscape – Bagi Anda penikmat keindahan alam, pasti ingin sekali mengabadikannya dalam bentuk gambar. Nah, satu jenis fotografi yang bisa menjadi pilihan dalam pengambilan gambar adalah fotografi landscape.

Lalu bagaimana caranya agar kita benar-benar merasakan pergerakan yang terjadi di alam ini lewat foto-foto atau gambar yang kita ambil? Agar mendapatkan efek gambar pemandangan luar biasa seperti ini, maka kita bisa menggunakan teknik shutter speed untuk fotografi landscape.

Apa Itu Teknik Shutter Speed?

Shutter speed sendiri merupakan salah satu fungsi pencahayaan yang sangat dasar dalam fotografi.

Shutter speed mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke dalam kamera dan mengenai sensor.

Semakin cepat banyak cahaya masuk dalam waktu tertentu, maka akan semakin cepat sensor kamera bekerja untuk mengambil gambar. Untuk mengubah-ubah kecepatan masuknya cahaya ini, maka dalam dunia fotografi disebut sebagai teknik shutter speed.

Teknik Shutter Speed untuk Fotografi Landscape

Dengan teknik shutter speed, maka kita bisa mendapatkan efek freezing

Teknik shutter speed biasanya digunakan untuk mengambil foto atau gambar bergerak agar tampak nyata pergerakannya di setiap jepretannya.

Dengan teknik shutter speed, maka kita bisa mendapatkan efek freezing atau membekukan gerakan, dan akan muncul efek dinamis dari foto-foto yang didapat.

Memotret Air Terjun dengan Teknik Shutter Speed

Siapa sih yang tidak suka mengunjungi air terjun? Dinginnya air serta percikan air yang mengalir menjadi sensasi luar biasa saat kita berkunjung ke sana. Dan tentunya kenangan kita tentang air terjun tidak ingin segera berakhir.

Air Terjun dengan Teknik Shutter Speed

Air Terjun dengan Teknik Shutter Speed

Oleh karena itu maka kita perlu mengabadikannya dalam bentuk foto. Tapi, bagaimana caranya agar foto yang kita dapat bisa menggambarkan kejadian yang sebenarnya?

Teknik shutter speed untuk fotografi landscape bisa menjadi jawaban atas pertanyaan di atas. Bahkan kita bisa memotret aliran air terjun dengan efek seperti kapas.

Untuk mendapatkan aliran air terjun seperti ini di gambar maka kita bisa menggunakan shutter speed lambat.

Sebagai contoh kita bisa mengatur settingan kamera agar bekerja pada aperture f/22 dan ISO 100. Dengan settingan kamera seperti ini, maka kita bisa memperoleh kecepatan shutter speed hanya sekitar 2,5 detik.

Untuk mengambil gambar air terjun yang melambat seperti ini, maka sangat disarankan jika Anda mengambilnya saat mendung atau saat pencahayaan cukup minim, dan kalau bisa carilah air terjun yang bersih tempatnya.

Dan Anda perlu selalu ingat, untuk mengambil gambar dengan kecepatan sangat rendah, maka sangat disarankan bagi Anda untuk menggunakan tripod, agar proses pengambilan gambar lebih stabil.

Memotret Jejak Lampu dengan Teknik Shutter Speed

Selain foto air terjun, foto jejak lampu yang terdapat di jalan raya pada saat malam hari pun merupakan bagian dari fotografi landscape. Pada foto jejak lampu, maka kita akan mendapati pergerakan cahaya lampu yang sangat indah dan menjadikan foto jalan raya menjadi lebih nyata.

Foto Jejak Lampu dengan Teknik Shutter Speed

Foto Jejak Lampu dengan Teknik Shutter Speed

Teknik shutter speed untuk fotografi landscape jejak lampu seperti ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, aturlah kameramu agar shutter speednya menjadi 30 detik, caranya dengan mengubah aperture menjadi f/16 dan ISO 100.

Kedua, ambillah gambar saat malam hari, atau saat senja ketika cahaya sudah remang. Ketiga, carilah jalan raya yang tidak ada titik kemacetannya. Karena teknik ini tidak akan bekerja pada kondisi lalu lintas tidak bergerak

Memotret Ombak di Lautan Menggunakan Teknik Shutter Speed

Memotret alam yang bergerak merupakan tantangan yang menarik dan menjadi kepuasan tersendiri ketika kita melihat hasil yang begitu dramatis.

Salah satu pergerakan alam yang layak untuk diabadikan adalah ombak di lautan. Teknik shutter speed untuk fotografi landscape bisa kita gunakan dalam pemotretan seperti ini.

Ombak di Lautan

Ombak di Lautan Menggunakan Teknik Shutter Speed

Untuk memotret ombak di lautan maka Anda perlu mengatur kecepatan shutter speed 5 detik atau kurang dari itu. Dan jika Anda memiliki filter ND, maka pemotretan ombak di lautan bisa dilakukan sore hari.

Efek pada foto yang kita dapatkan adalah ombak yang terlihat seperti kapas, dan pada kecepatan yang lebih lambat lagi, maka ombak di lautan tampak seperti kabut yang bergerak. Efek ini akan membuat foto Anda menjadi terlihat sangat luar biasa.

Teknik seperti di atas tidak hanya bisa dipakai untuk memotret ombak di lautan saja, tapi juga dapat memotret aliran sungai juga. Untuk percobaan, cobalah menggunakan ukuran shutter speed yang berbeda-beda, sehingga Anda bisa mendapatkan beragam efek yang berbeda-beda juga.

Membuat Efek Membekukan Ombak dengan Teknik Shutter Speed

Teknik shutter speed untuk fotografi landscape yang satu ini berbeda dengan teknik sebelumnya. Jika sebelumnya kita disarankan menggunakan shutter speed yang lambat, tapi di teknik yang satu ini kita disarankan menggunakan shutter speed yang cepat. Dengan teknik ini, maka kita bisa membekukan ombak dilautan lewat foto-foto kita pada siang hari.

Jadi, bagi Anda yang jalan-jalan ke pantai pada siang hari dengan cahaya yang begitu terang, maka Anda tetap bisa mengambil foto-foto dramatis. Untuk teknik ini maka gunakanlah shutter speed di atas 1/250 detik.

Dengan teknik ini rentang fokal lensa Anda akan semakin panjang. Ditambah dengan kemampuan dan kecepatan Anda mengambil gambar, maka teknik ini bisa menghasilkan gambar-gambar yang luar biasa. Agar bisa seperti itu, maka perlu latihan panjang.

Memotret Jejak Bintang Menggunakan Teknik Shutter Speed

Keindahan alam lainnya yang layak kita abadikan adalah jejak bintang di angkasa. Tapi untuk mengabadikan jejak bintang tidaklah mudah, ada beberapa syarat yang perlu Anda penuhi terlebih dahulu.

Pertama, Anda harus memastikan bahwa kondisi angkasa malam itu sedang cerah, sehingga bintang nampak dengan jelas. Kedua, carilah tempat yang bebas dari polusi, ini perlu dilakukan agar efek polusi tidak menutupi bintang. Dan ketiga, Anda harus memiliki kesabaran yang tinggi dalam proses pengambilan gambar.

Foto Jejak Bintang

Foto Jejak Bintang Memakai Teknik Shutter Speed

Membuka shutter kamera dalam jangka waktu yang lama dan dilakukan secara berulang-ulang merupakan salah satu teknik untuk mendapatkan foto jejak bintang. Untuk pengaturan shutter speednya sendiri Anda bisa mengaturnya pada bukaan aperture f/2.8 dalam waktu kurang lebih 1200 detik dengan ISO 100.

Pengaturan shutter speed di atas hanyalah merupakan salah satu contoh saja, Anda bisa mencoba-coba pengaturan shutter speed lainnya dengan kisaran angka yang berdekatan. Semakin Anda sering mencoba mengubah-ubah shutter speed, maka Anda akan bisa secara otomatis menentukan mana shutter speed yang tepat untuk beragam kondisi.

Sebenarnya masih banyak lagi teknik shutter speed untuk foto-foto landscape yang bisa dicoba, namun sebelum Anda mempelajari lebih banyak teknik lagi, maka alangkah baiknya jika Anda menerapkan teknik-teknik yang sudah ada terlebih dahulu. Dengan begitu teknik fotografi Anda akan semakin berkembang, dan siap untuk menerima tantangan baru dari teknik-teknik lainnya. Dan ingatlah, untuk melalui proses pembelajaran ini maka Anda harus melewatinya dengan senang hati.

5 Teknik Shutter Speed untuk Fotografi Landscape | Rafli Fadila Halim | 4.8
Loading...
data-matched-content-ui-type="image_sidebyside" data-matched-content-rows-num="4" data-matched-content-columns-num="1"

Leave a Reply