KameraDigital.Co.id

Perbandingan Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2 bagus Mana ?

Friday, March 31st, 2017 | FUJIFILM, Sony, Versus

Perbandingan Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2 bagus Mana ? ~ KameraDigital.co.id. Kamera mirrorless saat ini sangat banyak digemari oleh masyarakat karena bentuknya kecil dan beratnya yang ringan sehingga membuat penguna lebih nyaman dan kamera mirrorless selain itu kamera jenis ini juga menjadi kamera dengan teknologi terbaru setelah kamera DSLR. pada pembahasan kali ini akan membahas tentang perbadingan (comparison) Kamera dari dua vendor kamera yang berbeda yakni antara kamera mirrorless Sony A6500 vs Fujifilm X-T2 mana yang lebih bagus antara kedua kamera ini silahkan baca sampai tuntas dan jangan lupa like facebook kami dan share agar bermanfaat buat yang lain juga ya. baca juga : Perbandingan Fujifilm X-T20 VS Sony A6300 ?

Perbandingan Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2 bagus Mana ?

Bagus Mana Kamera Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2-min

Kamera Sony A6500 ini merupakan kamera pembaruan dari kamera versi sebelumnya yakni sony A6000 dan juga sony A6300 yang sama merupakan kamera mirrorless APS-C Sony Sony menerapkan sejumlah peningkatan penting yang tak kasat mata, di antaranya fitur 5-axis in-body image stabilizer (IBIS), layar sentuh, dan buffer berukuran besar yang mampu menampung ratusan file dalam burst mode.kamera sony A6500 ini sangat cocok kita bandingkan dengan kamera fujifilm X-T2 karena sama-sama memiliki fitur-fitur yang menawan, selain itu harga dari kedua kamera ini terpaut tidak terlalu jah hanya kurang lebih sekitar $200 di angka $1.600. baca juga : Daftar Harga Kamera Leica

mengenai desain antara kamera mirrorless Sony A6500 dan Fujifilm X-T2 ini memiliki desain yang berbeda, pada kamera sony A6500 ini menerapkan faktor bentuk rangefinder dengan cangkang kamera berbentuk persegi panjang dan viewfinder elektronik terintegrasi yang menyatu mulus dengan tubuhnya sehingga bagian atas kamera ini terlihat rata. sedangkan pada fujifilm X-T2 ini menerapkan faktor bentuk ala DSLR dengan viewfinder yang diletakan tidak menyatu rata pada body melainkan seperti kamera dslr yang memiliki benjolan dibagian tengah. baca juga : Harga Kamera Saku Sony

Sony dan Fujifilm juga mengambil filosofi desain yang berbeda untuk lini kamera mirrorless masing-masing. bisa juga dikatakan bahwa Fujifilm X-T2 menerapkan desain ala retro dengan kenop-kenop pengaturan manual, sementara a6500 lebih modern dengan kenop PASM standar dan dua command dial. Sony menambahkan sebuah tombol custom function (c1/c2) di sisi atas a6500.

Kekurangan Kamera Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2-min

pada sebagian kamera mirrorless X-Series yang dimiliki fujifilm memiliki haya kontrol ala kamera jadul dengan aneka macam kenop untuk mengatur kecepatan rana, seperti pada DSLR film, lalu kenop-kenop lain untuk mengatur exposure compensation, ISO, drive mode, sampai metering. sebagian lensa fujifilm juga dilengkapi dengan aperture ring (elektronik) di dekat bagian mounting, mirip dengan lensa-lensa lawas. baca juga : Harga Fujifilm GFX 50S

sedangkan pada kamera mirrorless sony a6500 ini terbilang terbilang utilitarian dan konvensional, dengan mode dial PSAM standar serta dua kenop di bagian belakang untuk mengatur aneka setting. Sony menambahkan tombol custom function tambahan di sisi atas, dekat tombol shutter release. selain itu pada sony a6500 ini memiliki penambahan ketebalan 5mm dari seri pendahulunya A6000, dan mungkin pertambahan ketebalan tersebut untuk mengakomodir 5-axis IBIS di dalamnya. Meski begitu, ukuran a6500 secara keseluruhan lebih ringkas dan ringan dibandingkan X-T2. baca juga : Bagus Mana Fujifilm XA2 VS XM1

fitur menarik yang dimiliki oleh sony a6500 adalah LCD layar sentuh yang belum tentu terdapat pada kamera menengah atas lainya. Layar ini bisa pula ditekuk di atas dan ke bawah (tilt) untuk pemotretan high/low angle.Touchscreen di a6500 bisa digunakan untuk memilih lokasi titik autofokus, termasuk ketika pengguna sedang membidik lewat EVF.Caranya cukup dengan menyentuhkan ibu jari ke touchscreen lalu menggeser-geser lokasi AF sesuai kehendak. Fitur yang dikenal dengan istilah “touchpad AF” ini pertama kali diperkenalkan oleh kamera mirrorless micro four-thirds. Layar sentuh pada a6500 sekaligus bisa digunakan untuk focus pulling, yakni mengubah (jarak) titik fokus dengan menyentuh touchscreen saat merekam video. baca juga : Comparison Fujifilm X-t10 Vs Fuji X-E2

berbeda dengan sony a6500 pada fujifilm X-T2 ini tidak memiliki layar sentuh namun penggunanya bisa memanfaatkan sebuah joystick khusus yang terletak di bagian belakang untuk memilih lokasi titik AF yang aktif. Layar tilt screen milik X-T2 juga tak hanya bisa ditekuk ke atas dan bawah seperti a6500, namun juga ke arah kanan untuk membantu pemotretan dengan orientasi portrait.

Kelebihan Kamera Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2-min

untuk bagian sensor kameranya sendiri pada fujifilm x-t2 dan sony a6500 sama-sama mengunakan sensor kamera APS-C dengan resolusi yang sama pula yakni 24 megapixel, sedangkan perbedaan antara keduanya terletak pada teknologi yang digunakanya. pada fujifilm mengunakan filter array X-Trans yang tidak memburamkan gambar untuk mengurangi moire (anti-aliasing), seperti yang dilakukan filter array Bayer konvensional.Hasil jepretan dan rekaman videonya pun dikliam menjadi lebih tajam dibanding sensor sekelas yang memakai filter Bayer, namun lebih rentan menghasilkan efek moire. baca juga : Spesifikasi Sony A5100

sedangkan pada sony a6500 masih tetep mengamnalkan sensor dengan filter array Bayer yang sama dengan milik a6300. Sensor ini menggunakan konstruksi copper wiring baru yang diklaim mampu menekan tingkat noise di setting ISO tinggi.Rentang sensitivitas native X-T2 adalah ISO 200 hingga ISO 12.800 dengan opsi extended hingga ISO 51.200 atau ISO 100 di titik bawah. A6300 memiliki range native mulai dari ISO 100 hingga ISO 25.600, juga dengan ekspansi hingga ISO 51.200. Sensor pada a6500 dipasangkan dengan chip “front-end” bernama LSI yang diklaim mampu meningkatkan kualitas gambar sekaligus kecepatan proses buffer dalam burst shooting. baca juga : Harga Terbaru Sony A7s

Dilihat dari hasil jepretan a6300, a6500 yang memiliki sensor serupa seharusnya merupakan salah satu mirrorless APS-C dengan kualitas gambar terbaik saat ini. Begitu juga dengan X-T2 yang hasil fotonya tak kalah indah. sony X-T2 memiliki keunikan lain berupa simulasi film slide dan negatif Fujifilm yang senantiasa hadir di kamera mirrorless besutannya. Tipe simulasi yang tersedia mencakup film Provia, Velvia, Astia, dan Acros.

pada bagian AF (AutoFokus) pada kamera mirrorless A6500 dan X-T2 ini sama-sama menerapkan teknologi phase-detect di sensor gambar, selain contrast-detect yang umum digunakan pada kamera mirrorless.Phase detect mampu mendeteksi jarak subyek foto berdasarkan cahaya yang masuk dari lensa -tak harus maju-mundur lebih dahulu seperti pada contrast detect-, lalu langsung mengarahkan motor fokus lensa ke jarak yang sesuai. Berbekal teknologi ini, a6500 dan X-T2 pun sama-sama mampu mengunci fokus pada obyek bergerak (tracking, continuous AF) dengan cepat dan akurat. baca juga : Kelebihan dan kekurangan Sony A6000

Perbedaan desain Kamera Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2-min

sedangkan untuk perbedaannya terletak pada jumlah dan sebaran phase detect. X-T2 memiliki 169 titik phase detect AF yang terkonsentrasi di bagian tengah frame (40 persen), sementara a6500 -seperti a6300- memiliki 425 titik yang sebarannya lebih meluas hingga ke pinggiran frame.Kedua kamera menyediakan opsi untuk mengatur sensitivitas tracking fokus, misalnya disesuaikan agar tak tiba-tiba “melompat” berpindah fokus ketika ada obyek lain yang melintas di depan subyek utama. Opsi pengaturan yang ditawarkan oleh X-T2 dalam hal ini relatif lebih lengkap. Kedua pabrikan sama-sama mengklaim kecepatan AF maksimum di kisaran 0.05-0.06 detik. Tapi dalam prakteknya hal ini tergantung banyak hal seperti kondisi cahaya, jenis subyek, lensa yang dipakai, serta ketepatan teknik memotret.

untuk kecepatan jepretannya sony a6500 mampu menghasilkan jepretan 11 fram dalam 1 terik (11 FPS) dalam mode continuous shot alias burst, sementara X-T2 sedikit lebih rendah di angka 8 FPS. Kinerja continous shot X-T2 bisa ditingkatkan hingga mencapai 11 FPS dengan memasang aksesori battery grip VPB-X-T2, serta mencapai 14 FPS apabila memakai shutter elektronik dan battery grip. baca juga : Review Sony A7

Kedua kamera menawarkan opsi “live view” dalam continuous shot untuk terus menayangkan posisi subyek secara real-time dengan “blackout” singkat. Dalam mode live view ini, a6500 memiliki kecepatan 8 FPS sementara X-T2 5 FPS. fujifilm X-T2 memiliki buffer yang sanggup menyimpan maksimum 73 frame JPEG/ 30 frame RAW dalam continuous shot (11 FPS). Dengan frame rate yang sama, a6500 mampu merekam maksimum 310 frame JPEG/ 107 frame RAW, jauh lebih tinggi dibandingkan a6300 yang mentok di angka 44 frame JPEG/ 21 frame RAW.

Kecepatan rana maksimum a6500 adalah 1/4000 detik dengan shutter mekanik atau 1/32000 detik dengan shutter elektronik. X-T2 lebih cepat 1 stop di angka 1/8000 detik untuk shutter mekanik dan 1/32000 detik untuk shutter elektronik.Kecepatan rana maksimum untuk sinkronisasi flash (x-sync) di a6500 juga lebih rendah, yakni 1/160 detik, dibanding 1/250 detik pada X-T2, atau berselisih 2/3 stop. baca juga : Perbandingan Spesifikasi Fujifilm XA2 VS Sony A5100

Sebagai produk andalan dari pabrikan masing-masing di segmen mirrorless APS-C, a6500 dan X-T2 sanggup merekam video 4K dengan oversampling. Artinya, kedua kamera menggunakan seluruh sensor (24 megapiksel) untuk merekam video, untuk kemudian dikecilkan menjadi resolusi 4K (8 megapiksel).Hasilnya adalah rekaman video 4K yang sangat tajam dan jernih. a6500 dan X-T2 bisa merekam videp 4K dengan frame rate hingga 30 FPS dan bitrate 100 Mbps.A6500 turut menyediakan full-HD (1920 x 1080) dengan frame rate 120 FPS untuk slow-motion, berikut profil gamma S-Log3 yang sangat flat untuk memperlebar cakupan dynamic range hingga 14 stop untuk mempermudah proses grading warna saat editing. baca juga : Harga dan Spesifikasi Sony A6300

Sebaliknya, X-T2 mengandalkan aneka simulasi film (Provia, Velvia, Astia, classic chrome, dsb) yang bisa langsung diterapkan di video -seperti juga foto- hasil rekaman kamera, di samping profil gamma F-log. Kedua kamera sama-sama diengkapi input audio 3,5mm sehingga bisa dipasangi aneka macam mikrofon eksternal untuk keperluan merekam suara. X-T2 menambahkan colokan jack headphone di aksesori battery grip yang dijual terpisah. Touchscreen milik a6500 memberikan kelebihan tersendiri soal video karena mempermudah pengguna dalam mengganti-ganti titik fokus, hanya dengan menyentuh layar.

Perbedaan Sensor Kamera Sony A6500 Vs Fujifilm XT2-min

sedangakn untuk jemlah lensanya sendiri fujifilm menyediakan 22 lensa prime dan zoom, dua tele converter (1,4x dan 2x), dan sebuah adapter untuk lensa M mount ke X Mount. sedangkan Sony memiliki 15 lensa prime dan zoom native mirorless APS-C yang bisa dipakai oleh para pemilik a6500. Secara keseluruhan, pilihan lensa native untuk a6500 lebih sedikit dibandingkan X-T2. baca juga : Perbedaan Nikon D600 Vs D610

Saat dipasangi lensa yang sudah memiliki fitur image stabilizer (OSS), a6500 akan mempercayakan 2 fungsi koreksi goyangan, yakni pitch dan yaw (sumbu X dan Y) ke lensa, sementara koreksi pada 3 sumbu lainnya ditangani oleh IBIS. Fitur 5-axis IBIS pada a6500 diklaim memiliki efektivitas hingga 5 stop. Artinya, pengguna hanya butuh shutter speed yang 32 kali lebih rendah dibandingkan aturan konvensional 1/focal length untuk memperoleh gambar tajam. Misalnya, kecepatan rana 1 detik bisa membuahkan hasil yang sama tajam (bebas buram) dengan kecepatan 1/30 detik untuk memotret subyek statis yang tidak bergerak. Ini kalau memang klaim Sony benar adanya. baca juga : Kualitas Kamera iPhone 6S

X-T2 tidak memiliki in-body image stabilizer sehingga pengguna bergantung pada lensa untuk memperoleh fitur peredam goyangan. Sementara, tak semua lensa Fujifilm dilengkapi image stabilizer. Fitur yang satu ini (IBIS) memang masih absen dari semua kamera mirrorless Fuji hingga sekarang.Meski demikian, X-T2 memiliki beberapa kelebihan lain yang bakal lebih berguna untuk pengguna tertentu, seperti misalnya dua slot kartu memori. Pengguna bisa mengatur apakah kartu memori kedua akan difungsikan sebagai tempat merekam RAW/ video, atau sebagai backup (mirroring) atau cadangan (subsequent). baca juga : Harga Kamera Xiomi Mi Drone

Kelebihan lain yang tak lekas terlihat, X-T2 memiliki bodi tangguh yang tahan cipratan air dan debu (splash and dust resistant), juga tahan dingin dengan suhu hingga minus 10 derajat celsius. Kemampuan ini didukung oleh beberapa lensa yang juga sama tangguhnya.Sebaliknya, meski bodi a6500 disebut sebagai “weather resistant”, Sony tak menyediakan lini lensa native APS-C mirrorless yang memiliki kapabilitas serupa. Hanya lensa-lensa full frame FE mount berharga mahal yang dilengkapi kemampuan tersebut.

Pilih Mana Fujifilm Vs Sony-min

seteleh membahas mmengenai review kelebihan dan kekurangan dari masing masing kamera pasti anda bisa mengambil kesimpulan mengenai bagus mana antara sony A6500 VS Fujifilm X-T2 , dan jika anda masih binggung mengambil kesimpulan dan ingin membeli antara kedua kamera ini sebaiknya anda memilih seseai dengan kelebihan mana yang lebih anda sering gunakan. Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Sony Alpha A6500

Kedua kamera mirrorless APS-C kelas atas ini sebenarnya memiliki deretan fitur yang sangat lengkap dan kemampuan yang jauh melebihi kebutuhan mayoritas pengguna kamera digital.Kualitas foto dan video a6500 dan X-T2 bisa dibilang sama bagusnya, jadi pertimbangkanlah aspek dan fitur lain di luar image quality dalam memilih. Ingin touchscreen dan IBIS? Mungkin a6500 lebih cocok. Butuh kamera tangguh untuk kebutuhan profesional? Kelengkapan fitur dan ekosistem lensa yang mendampingi X-T2 bisa dijadikan pilihan.

Ada baiknya juga mencoba handling kedua kamera dengan tangan sendiri mengingat kedua pabrikan menerapkan filosofi desain yang berbeda di produk masing-masing. Fujifilm dengan desain retro serba kenop, serta Sony dengan desain modern dan utilitarian. X-T2 sudah tersedia di pasaran Indonesia dengan banderol mulai Rp 23 juta. Jadwal kedatangan dan banderol a6500 belum diketahui, tetapi Sony mematok harga internasional sebesar 1.400 dollar AS atau sekitar Rp 18 juta. Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Fujifilm X-T2

baca juga :

Review Kamera Samsung Review Kamera Nikon
Review Kamera SonyReview Kamera Fujifilm
Review Kamera CanonReview Kamera Leica 

Demikian artikel mengenai Perbandingan Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2 Mana yang lebih Bagus? semoga artikel ini bermanfaat dan selalu kunjungi kamera digital untuk informasi menarik lainya jangan lupa Like dan Share artikel ini agar bermanfaat buat orang lain trimakasih telah membaca Perbandingan Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2 bagus Mana ? .

Perbandingan Sony A6500 Vs Fujifilm X-T2 bagus Mana ? | Wawan Setiawan | 4.8

Leave a Reply